Beranda > Berita > Perkuat Kemandirian Perempuan, Sekda Kabupaten Malang Sambut Menteri PPPA di Desa Kalisongo

Perkuat Kemandirian Perempuan, Sekda Kabupaten Malang Sambut Menteri PPPA di Desa Kalisongo

11 September 2026   |   BERITA

Bagikan:
Perkuat Kemandirian Perempuan, Sekda Kabupaten Malang Sambut Menteri PPPA di Desa Kalisongo

DAU – Pemberdayaan perempuan bukan sekadar tentang memberikan keterampilan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi dan kehidupan keluarga yang lebih sejahtera. Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi, di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (11/9) pagi.

Menteri PPPA disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M. Si., yang hadir mewakili Bupati Malang. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan peduli terhadap anak.

Turut hadir Deputi Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Kepala Dinas P3A Provinsi Jawa Timur, jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat Dau, serta Kepala Desa Kalisongo.

Di Desa Kalisongo, semangat pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui implementasi Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program tersebut dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya beauty class atau pelatihan tata rias dan pelatihan menjahit.

Kedua pelatihan tersebut tidak diarahkan sekadar sebagai kegiatan pengisi waktu luang, melainkan menjadi bekal keterampilan yang diharapkan mampu berkembang menjadi peluang usaha rumahan maupun usaha kelompok.

“Harapan kita adalah menjadikan kaum perempuan atau ibu-ibu menjadi orang-orang yang berdaya,” ujar Kepala Desa Kalisongo.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tata rias dan menjahit diharapkan dapat dikembangkan menjadi unit usaha produktif yang mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Lebih dari itu, kemandirian ekonomi perempuan juga diharapkan mampu memperkuat keharmonisan dan ketahanan keluarga.

Penguatan pemberdayaan perempuan tersebut juga dibarengi dengan upaya menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan serta anak. Pemerintah Desa Kalisongo bersama Kementerian PPPA tengah merencanakan pengembangan Rest Area yang nantinya terintegrasi dengan kegiatan khusus bagi ibu dan anak.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan ruang bersama yang tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga mendukung perlindungan anak serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Malang menegaskan bahwa pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian keluarga. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong berbagai program pelatihan dan pemberdayaan melalui organisasi perempuan, termasuk Dharma Wanita dan PKK.

“Kami memberikan pelatihan agar ibu-ibu di desa lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada suami. Bahkan tahun ini, melalui dukungan APBN, kami menyasar bantuan bedah rumah di 600 titik yang diprioritaskan bagi para janda kurang mampu,” ujar Sekda Kab. Malang.

Sekda Kab. Malang menambahkan, pemberdayaan perempuan harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak. Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah anak-anak dari keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pemerintah Kabupaten Malang juga mendorong penguatan pengawasan terhadap akurasi data usia calon pekerja migran. Hal tersebut penting untuk memastikan tidak ada anak yang menjadi korban pelanggaran perlindungan akibat persoalan administrasi maupun ketidaktepatan data.

“Ruang Bersama Indonesia” sendiri diharapkan mampu menjadi wadah yang menyatukan berbagai layanan dan program pemerintah di tingkat desa. Dengan sinergi tersebut, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ekonomi keluarga dapat dilakukan secara lebih terpadu.

Tak hanya berbicara mengenai pemberdayaan sosial, kunjungan Menteri PPPA juga dimanfaatkan untuk mengangkat potensi ekonomi Desa Kalisongo. Salah satu sektor unggulan yang disampaikan Sekda adalah hortikultura, khususnya perkebunan jeruk.

Potensi tersebut dinilai sangat besar, namun masih menghadapi tantangan ketika memasuki masa panen raya. Melimpahnya produksi kerap berdampak terhadap penurunan harga di tingkat petani.

“Potensi jeruk kita luar biasa, namun harga sering turun saat panen raya. Kami berharap hilirisasi melalui industri pengolahan dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani,” ungkapnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang berharap semakin banyak investor yang tertarik mengembangkan industri pengolahan hasil pertanian di wilayah tersebut, termasuk industri minuman berbahan baku jeruk. Kehadiran industri hilir tidak hanya diharapkan mampu menjaga stabilitas harga hasil panen, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru, termasuk bagi kaum perempuan.

Selain jeruk, Desa Kalisongo juga memiliki inovasi di sektor hortikultura melalui pengembangan melon dengan sistem greenhouse. Inovasi tersebut bahkan telah mampu menghasilkan produk berkualitas yang menembus pasar ekspor sekaligus menyerap tenaga kerja lokal.

Berbagai potensi tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi desa. Perempuan tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi didorong menjadi pelaku aktif dalam menggerakkan perekonomian keluarga dan masyarakat.

Kunjungan Menteri PPPA ke Desa Kalisongo pun diharapkan menjadi penguat langkah Kabupaten Malang dalam mempercepat terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di seluruh wilayah.

Dengan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak diharapkan tidak berhenti sebagai program, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama menuju keluarga yang lebih mandiri, desa yang lebih inklusif, dan masyarakat Kabupaten Malang yang semakin sejahtera. (prokopim/day)

Image for Perkuat Kemandirian Perempuan, Sekda Kabupaten Malang Sambut Menteri PPPA di Desa Kalisongo Image for Perkuat Kemandirian Perempuan, Sekda Kabupaten Malang Sambut Menteri PPPA di Desa Kalisongo