Bupati Malang Didampingi Sekda Kab. Malang Pimpin Suling Berjamaah di Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan
KROMENGAN - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si memimpin pelaksanaan Sholat Subuh Keliling (Suling) Berjamaah di Masjid Baitul Makmur, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Jumat (11/9) pagi. Dalam kesempatan ini, Abah Sanusi, sapaan akrab Bupati Malang yang hadir bersama istri sekaligus menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah juga mengajak jamaah dan masyarakat untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
''Kegiatan Suling ini menjadi salah satu dari misi dan visi Pemerintah Kabupaten Malang, yakni Agamis. Mari kita semua selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Untuk menghindari musibah serta barokah dari langit dan bumi, kalau kita beribadah bertakwa. Allah mengajarkan kita agar kita terhindar dari musibah dari kesusahan kita diperintahkan untuk banyak baca sholawat dan istighfar," jelas Bupati Malang saat memberikan arahan.
Kedatangan Bupati Malang disambut hangat Takmir Masjid Baitul Makmur Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan, Ustadz Einardi bersama jamaah dan masyarakat Desa Jambuwer. Abah Sanusi bersama Ketua DMI Kab. Malang, KH. Imam Sibaweh juga menyerahkan sejunlah bantuan meliputi sembako sejumlah 25 paket dari Baznas Kab. Malang 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen, 15 dari Perumda Tirta Kanjuruhan dan 50 paket HKTI secara simbolis diberikan kepada 1 orang marbot Masjid.
Tak hanya itu, Bantuan Hibah Bupati untuk Masjid yang ditempati kegiatan Sholat Subuh keliling Masjid Baitul Makmur senilai bantuan Rp 20 juta juga diserahkan. Termasuk, bantuan dari Baznas Kabupaten Malang senilai bantuan Rp 5 juta. Kegiatan Suling ditutup dengan peninjauan stand pelayanan sejumlah OPD bagi masyarakat Desa Jambuwer, diantaranya pelayanan perizinan, dukcapil, dan kesehatan gratis.
''Hari ini, Pemkab Malang juga menyerahkan sejumlah program bantuan dan pelayanan langsung bagi masyarakat. Jika ada orang yang berbuat jelek kepada kita, balaslah dengan perbuatan yang baik. Jika ada orang berbuat jahat, jangan dibalas dengan yang jahat. Islam tidak mengajarkan itu. Buatan jelek dengan perbuatan yang baik itu akan menghapus. Tidak terbatas manusia beragama apa? Bangsa apa? Tapi semuanya dengan cara pergaulan yang baik," tambahnya. (prokopim/poy)